Tiongkok Lakukan Kerja Sama Sektor Geosains Dengan Negara-negara Di Asia Tenggara


tiongkoklakukankerjasamasektorgeosainsdengannegaranegaradiasiatenggara
Opening Ceremony
   
Dalam rangka mewujudkan “Silk Road Economic Belt and 21st Century Maritime Silk Road”, dengan tujuan untuk mempromosikan pembangunan ekonomi regional di kawasan Asia, Pemerintah Rakyat Tiongkok menginisiasi untuk membangun kerjasama dalam berbagai aspek di bidang geosains dengan negara-negara di Asia Tenggara. Hal ini dilakukan karena melihat bahwa geosains memiliki peranan penting dalam mengembangkan sumber daya alam, yang juga berkontribusi dalam menyelesaikan permasalahan lingkungan.
Pertemuan tersebut dilakukan dalam rangkaian kegiatan China-Asean Mining Cooperation Forum dan Exhibition, 22-26 Agustus di Nanning, Tiongkok, yang merupakan salah satu kegiatan terbesar di sektor pertambangan di tingkat Asia, khususnya Tiongkok dan negara-negara di Kawasan Asia Tenggara. Forum dan pameran ini diselenggarakan setiap tahun di Tiongkok, dan tahun ini merupakan yang ke-8.
 
Kegiatan ini merupakan sebuah sarana untuk berdialog bagi Para pemangku kebijakan dari setiap negera, juga merupakan wadah untuk promosi, investasi, negosiasi, bahkan penandatandatanganan kontrak bagi para pelaku bisnis di sektor pertambangan. Dalam acara tersebut juga hadir perwakilan dari CCOP (Coordinating Committee for Geosciences Programmes in East and South East Asia) dan IUGS (International Union of Geological Sciences), kedua lembaga tersebut tentunya sangat penting peranannya baik dalam rangka membangun capacity building dan memfasilitasi kerjasama bagi negara-negara tingkat ASEAN maupun global.

tiongkoklakukankerjasamasektorgeosainsdengannegaranegaradiasiatenggara1
Penandatangan dokumen rencana perjanjian kerjasama
Tiongkok dan Negara-negera ASEAN
 
Dalam pertemuan tersebut, China dan Negara-negara di Asia Tenggara melihat posisi Indonesia yang sangat strategis dalam pengembangan geosains, seperti kita ketahuai bahwa negara Indonesia yang merupakan pertemuam Tiga Lempeng Tektonik yang menjadikan Indonesia menjadi Center of Excellence di Bidang Geosains. Oleh karena itu dalam dalam pertemuan tersebut, Ketua Delegasi Indonesia, Muhammad Wafid menyampaikan pentingnya pernanan Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya, terlibat dalam kerjasama penelitan di bidang geosains untuk kesejahteraan manusia, khususnya terkait bagaimana pengelolaan, pemanfataan sumber daya mineral dan sumberdaya lainnya, konnservasi lingkungan, serta mitigasi bencana geologi dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di tingkat regional.

tiongkoklakukankerjasamasektorgeosainsdengannegaranegaradiasiatenggara2
Presentasi delegasi Indonesia dalam forum riset geosains
 
Inisiatif kerjasama ini diharapkan dapat meningkatkan dan mewujudkan kerjasama diantara institusi kunci dari setiap negara baik Tiongkok, maupun Negara-negara anggota ASEAN dalam bidang geologi dan sumberdaya mineral, mewujudkan inovasi dalam bidang geosains dan teknologi, serta mampu meningkatkan riset geosains dalam tingkat regional untuk mewujudkan keberlanjutan di bidang industri pertambangan, konservasi lingkungan, dan mitigasi bencana.
Dalam pertemuan secara khusus antara delegasi Badan Geologi dengan China Geological Survey telah dibahas rencana kerjasama antara kedua institusi tersebut, serta sepakat untuk meningkatkan kerjsama yang sudah terjalin selama ini dalam berbagai aspek di sektor geosains, seperti disektor basic geoscientific research,  pemetaan geokimia, pemetaan sumber daya shale gas, sumber daya air tanah, geologi lingkungan dan geoheritage.

Penulis: Asep Kurnia Permana 

<Berita Terkini>