Penggunaan Data Geologi Dan Geokimia Dalam Evaluasi Pendapatan Negera Bidang Pertambangan Minerba

penggunaandatageologidangeokimiadalamevaluasi
Pemaparan Materi oleh  Teuku Ishlah (Foto oleh: Donny Hermana)
 
Kegiatan geoseminar Pusat Survei Geologi pada tanggal 9 Juni 2017 menyajikan pembicara dan topik yang menarik kaitannya mengenai pentingnya pemanfaatan data geologi dan geokimia hasil kajian pada suatu kegiatan penelitian ataupun penyelidikan suatu wilayah tambang, untuk dapat dimanfaatkan sebagai bahan evaluasi pendapatan negara di bidang pertambangan mineral dan batubara. Materi ini disampakan oleh Teuku Ishlah yang merupakan Perekayasa Utama Pusat Sumber Daya Mineral Batubara dan Panas Bumi Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.
 
Dalam seminar ini disampaikan tentang analisis terhadap dinamika pendapatan negara dari sektor ESDM terutama di bidang pertambangan minerba, sistem perijinan pertambangan mineral dan batubara termasuk sejarah Kontrak Karya Pertambangan Umum dan Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara dan Kuasa Pertambangan seperti yang diatur dalam UU No. 11 tahun 1967,  serta Ijin Usaha Pertambangan yang diatur dalam UU No.4 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, serta evaluasi laporan eksplorasi dari pemegang ijin usaha pertambangan mineral dan batubara dan evaluasi Rencana Kerja dan Biaya (RKAB) dari perusahaan pertambangan.
 
Selanjutnya, bahan diskusi dari peserta secara umum membahas lebih dalam mengenai bagaimana kegaiatan evaluasi Rencana Kerja dan Biaya produksi penambangan, disamping evaluasi atas sumberdaya dan cadangan, dan evaluasi penambangan atas biaya tahunan termasuk perkiraan pendapatan negara, serta kondisi yang sebenarnya terjadi di lapangan. Evaluasi atas pendapatan dan belanja perusahaan seyogianya dilakukan dengan analisis rasio dengan membandingkan  dengan perusahaan lain atau rasio atas biaya sebelumnya dengan menggunakan data geologi dan geokimia yang tercantum dalam kegiatan eksplorasi dan laporan kajian kelayakan penambangan.
 
Dengan demikian dari pembahasan geoseminar ini dapat disimpulkan bahwa data geologi, geokimia dan data-data eksplorasi merupakan salahsatu instrument untuk melakukan review terhadap pendapatan negara dari usaha pertambangan mineral dan batubara.

Sumber: Arief Prabowo
Editor   : R. Isnu H. Sulistyawan
 

<Berita Terkini>